Home
Mahasiswa/i Fakultas Syari’ah Adakan Pembekalan PKL Tahun Ajaran 2022/2023

Mahasiswa/i Fakultas Syari’ah Adakan Pembekalan PKL Tahun Ajaran 2022/2023

Lombok Timur – Mahasiswa/i Fakultas Syari’ah yang terdiri dari Prodi Ekonomi Syari’ah, Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah (Muammalah), dan Prodi Perbankan Syari’ah kampus Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor pada hari ini, Sabtu 23 Juli 2022 mengadakan pembekalan PKL tahun ajaran 2022/2023.

Mahasiswa/i Fakultas Syari’ah yang akan mengikuti PKL tahun ini berjumlah 160 orang, di mulai sejak tanggal 25 Juli 2022 sampai dengan 7 Oktober 2022 yang penempatannya berlokasi di wilayah pulau Lombok.

Adapun pemateri pembekalan PKL untuk Mahasiswa/i Prodi Ekonomi Syari’ah dan Perbankan Syari’ah diisi oleh DPS Bank NTB Syari’ah TGH. Ruba’i Ahmad Munawar dan Parktisi Micro Finance Syari’ah Muhammad Salahuddin Mukhlis. Sedangkan di Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah diisi oleh Ketua Peradi Selong Dr. (HC) Gema Ahmad Muzakir, M.H. dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Selong.

Wakil Rektor I IAIH Pancor, Heri Hadi Saputra, M.Pd menyampaikan, sebelum menentukan arah di tempat kerja nantinya setelah dari kampus, terlebih dahulu Mahasiswa/i diharapkan mampu mengenal dunia kerjanya masing-masing. Termasuk pada saat PKL inilah, Mahasiswa/i wajib mempelajari bagaimana sistem dunia kerja.

“Jangan sampai adik-adik hanya mengenal teori-teori saja, nah kemudian inilah fungsinya PKL sebagai wadah untuk mengimpelementasikan apa yang didapatkan di bangku kuliah,” pesan Warek I saat memberikan sambutan. (23/7/2022)

Dia juga memperingatkan Mahasiswa/i yang sedang mengikuti kegiatan PKL supaya tetap mengutamakan budaya rajin dan budaya akhlakul karimah. Karena itulah modal utama yang dilihat di lokasi penempatan PKL.

“Anda adalah duta-duta kampus, jadi jaga selalu nama baik kampus kita. Jangan sampai membawa catatan buruk, karena itu nantinya akan menyulitkan nama baik kampus di kemudian hari,” nasihatnya.

Disisi lain, Dekan Fakultas Syari’ah TGH. Ayudin Nurudin, L.c., M.HI. berpesan agar Mahasiswa/i yang akan melaksanakan PKL harus mempunyai kecerdasan emosional. Yang di mana arti dari kecerdasan emosional itu sendiri ialah kepekaan seseorang untuk menyelesaikan suatu masalah.

“Jadi jika ada yang melihat sampah tidak perlu lagi bertanya ini tanggungjawab siapa, namun buanglah sampah itu pada tempatnya kalau memang dilihat berserakan. Jadi itulah kecerdasan emosional,” contohnya.

PKL ini, lanjutnya, sebagai wadah Mahasiswa/i untuk menurunkan ilmu yang sudah kalian dapatkan di beberapa semester terakhir ini.

“Kadang-kadang antara teori dan praktik itu berbeda, jadi disanalah letak kita untuk menaruh kecerdasan emosional tersebut. Dalam dunia kerja itu skill itu sangat dibutuhkan, tapi skill itu juga akan hilang kalau sopan santunnya tidak ada,” pesannya.

Leave a Comment

*

*