Home
KKES Hidupkan Tradisi Kajian Ekonomi Islam di Kampus IAIH NWDI Pancor

KKES Hidupkan Tradisi Kajian Ekonomi Islam di Kampus IAIH NWDI Pancor

Lombok Timur – Dalam rangka melaksanakan tradisi intelektualitas kemahasiswaan, khususnya pada bidang kajian Ekonomi Islam di kampus Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NWDI Pancor, pada Minggu malam 17 Oktober 2021, Komunitas Kajian Ekonomi Syariah (KKES) menggelar silaturahmi yang bertema “KKES Membangun Budaya Kampus Berbasis Akhlak”.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kaprodi Ekonomi Syariah H. Lalu Iswandi, M.E.I., Dosen Prodi Ekonomi Syariah Muh. Robbul Jalil, M.E., Pendiri KKES Rizal Sya’roni, S.E., dan Ketua Ikatan Alumni Ekonomi Syariah Hendri Setiawan, S.E., beserta Mahasiswa/i dari Prodi Ekonomi Syariah dan Prodi Perbankkan Syariah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Bertempat di Aula Kampus IAIH NWDI Pancor, direktur KKES, Hefki Handika mengatakan, KKES dulunya sempat vakum karena terdampak pandemi Covid-19, yang mengakibatkan kampus harus beraktivitas melalui daring. Dan itulah yang menyebabkan vakumnya kajian-kajian tentang ekonomi islam.

Namun setelah berkurangnya Covid-19, semenjak itulah kampus IAIH NWDI Pancor mulai aktif yang kemudian diikuti dengan kajian-kajian yang dilaksanakan oleh KKES. Sebab, KKES bukan hanya wadah kajian saja, namun ada praktek-praktek yang dikembangkan di dalamnya.

“KKES juga ada praktek manajemen keuangan di lembaga keuangan, total saat ini ada 113 anggota KKES. Dan ini sebagai wadah supaya bisa mengembangkan kemampuan dan keilmuannya di lembaga keuangan KKES yang bernama Fata Sasak,” kata Hefki yang saat ini juga sebagai Mahasiswa semester 7 di Prodi Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAIH NWDI Pancor. (17/10/2021)

Menurutnya, seluruh kelompok Mahasiswa yang ada di kampus IAIH NWDI Pancor harus menjalankan budaya-budaya kampus seperti membaca, berdiskusi, dan melaksanakan kajian-kajian. Agar pengetahuan yang didapatkan melalui kampus, tidak hanya sebatas teori-teori saja namun itu juga perlu dipraktekkan.

“Ekonomi islam mengajarkan cara berekonomi yang baik, khususnya pada bidang akhlak. Jadi KKES ini sebagai wadah bagi teman-teman disini untuk mengembangkan ilmu yang didapatkan di kelas,” tuturnya.

Di tempat yang sama Kaprodi Ekonomi Syariah, H. Lalu Iswandi, M.E.I. berpesan supaya seluruh Mahasiswa, utamanya yang ada di Fakultas Syari’ah agar mampu merealisasikan cita-cita dari sebuah perguruan tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian.

Tentu tujuan yang pertama yakni Pendidikan, kata Iswandi, Mahasiswa/i harus bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya di Kampus supaya cita-cita mengembangkan pendidikan bisa terlaksana dengan baik.

“Jangan sampai hanya ilmu saja, namun itu harus dikembangkan juga. Karena ada hal-hal yang lebih penting dari ilmu itu, yakni pelaksanaannya, dan lebih penting lagi ialah beradab dulu sebelum berilmu,” pesan Kaprodi.

Karena sebanyak apapun seorang Mahasiswa/i memiliki ilmu tapi tidak punya wadah, maka itu juga percuma. Sebab menurutunya, ilmu itu tergantung wadahnya, jika wadahnya besar maka ilmu yang didapatkan juga akan besar.

“Maka dari itu, perkuat dulu wadahnya atau akhlaknya supaya semua ilmu-ilmu yang didapatkan dari bangku perkuliahan itu bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Ia juga mengapresiasi wadah KKES, karena hal itu juga sebagai instrumen salah satu wadah penelitian bagi Mahasiswa, khsusunya di Prodi Ekonomi Syariah dan Perbankkan Syariah.

“Cuman penyakit mahasiswa setelah mendapatkan ilmu itu merasa acuh dan merasa sombong,” peringatnya sembari meminta supaya mahasiswa jangan sampai merasa puas dengan apa yang dimiliki.

“Ulangi terus apa yang telah didapatkan itu, karena dengan begitu ilmu yang akan didapatkan akan semakin kuat dan terasah,” ujarnya.

Kemudian yang terakhir, ada Pengabdian kepada masyarakat. Dimana, pada bagian ini Mahasiswa dituntut untuk mengalamkan ilmu yang sudah didapatkan di bangku perkuliahan.

“Ilmu yang tak diamalakan itu bagaikan pohon tanpa buah, walaupun sedikit ilmu itu harus diamalakan,” tutupnya.

Penulis : Febriga Rifki

Leave a Comment

*

*