Home
APEL SIAGA SATGAS HAMZANWADI PANCOR

APEL SIAGA SATGAS HAMZANWADI PANCOR

Ketua Dewan Tanfiziyah (Pengurus Besar Nahdlatul Wathan) TGB. H. Muhammad Zainul Majdi menegaskan tidak ingin mendengar ada warga Nahdlatul Wathan yang masuk ke dalam jaringan Islam radikal.
“Saya tidak ingin mendengar ada warga NW yang masuk jaringan ISIS, Teroris maupun kelompok radikal lainnya,” tegas TGB pada acara Apel Siaga untuk Negeri, Satgas Hamzanwadi di aula YPH PPD NW Pancor, Lombok Timur, Ahad (22/3/2015).
Membela kedaulatan negara, menurut Zainul Majdi, merupakan salah satu hak dan kewajiban bagi seluruh warga negara. Namun tidak harus dilakukan dengan cara-cara yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan bertentangan dengan Hak Asasi Manusia.
Belakangan ini, sebut Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dua periode ini, bermunculan beberapa gerakan radikal dengan mengatasnamakan Islam, namun cara dan prilaku yang ditunjukkan kepada masyarakat bertentangan jauh dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam agama Islam.
Karena itu, Zainul Majdi meminta kepada seluruh warga Organisasi Kemasyarakatan terbesar di Nusa Tenggara Barat ini, dan umumnya kepada seluruh masyarakat agar memperbanyak bacaan doa dan wirid untuk lebih memperkokoh keimanan dan keislaman untuk menangkal gerakan radikal yang bisa saja membawa kesesatan bagi ummat Islam.
“Khusus kepada warga Nahldatul Wathan agar memperbanyak membaca Hizib dan do’a pusaka yang diajarkan oleh guru kita, pendiri NW Almagfurulahu Maulana Syeikh,” ajak TGB yang mendapat seruan Allohu Akbar dari ratusan jamaah dan pasukan Satgas Hamzanwadi yang hadir pada acara tersebut.
Gunung Rinjani sebagai gunung tertinggi di pulau Lombok dan tertinggi kedua di Indonesia, kata Zainul Majdi, merupakan lambang bahwa masyarakat di daerah ini memiliki cita-cita dan keinginan yang sangat tinggi. Namun untuk menggapai keinginan tersebut tidak harus dengan menghalalkan segala cara, terlebih dengan paksaan dan tipu muslihat.
“Sekali lagi saya pesankan, jaga diri dan keluarga beserta lingkungan sekitar dari ajaran-ajaran radikal yang dapat membawa mudlorat bagi bangsa, agama dan daerah,” ucap TGB. H. Muhammad Zainul Majdi pada acara yang juga dihadiri Danrem 162 Wirabhakti Letkol (CZI) Lalu Rudy Irham Srigede dan puluhan Tuan Guru tersebut.

(Sumber: www.lombokita.com dan facebook: Satgas Hamzanwadi)

Leave a Comment

*

*